KEMENAG SUMBAWA BARAT:
Home » » KUNKER KAKANWIL DI KANKEMENAG KSB

KUNKER KAKANWIL DI KANKEMENAG KSB

Written By Kemenag Sumbawa Barat on Rabu, 05 Maret 2014 | 18.33




Taliwang – Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa Barat (Kemenag KSB) pada Jumat (5/3) kembali menerima kunjungan kerja (kunker) dari Kakanwil Kemenag Prov. NTB, Drs. H. Usman. Kemenag KSB merupakan rute terakhir kunker Kakanwil di Pulau Sumbawa, dimana sebelumnya telah mengunjungi Kantor Kemenag Kab. Bima, Kemenag Kab. Dompu, dan Kemenag Kab. Sumbawa. 
Sekitar pukul 13.45 Wita Kakanwil didampingi oleh Kakankemenag KSB memasuki Aula Kantor, dimana telah hadir sekitar 100 orang keluarga besar Kemenag KSB yang terdiri dari Pejabat Eselon IV di lingkungan Kantor beserta staf, Kepala KUA, Pengawas PAIS, Kepala Madrasah Swasta dan para guru.
Drs. H. Syarifuddin, MM selaku Kakankemenag KSB dalam ucapan selamat datang sekaligus sambutannya menyampaikan kondisi umum di Satker yang dipimpin, serta melaksanakan tugas sesuai regulasi pemerintah yang ada, baik itu mengenai pemberian sertifikasi guru, maupun pernikahan di KUA. Sementara itu Kakanwil dalam Kunker yang diisi dengan Pembinaan Pegawai kali ini menyampaikan hasil Rakernas Kemenag RI yang dilaksanakan di Bandung pada tanggal 5-7 Februari 2014.
Kakanwil menyampaikan angin segar bagi para guru yang sertifikasinya masih ada yang belum dibayar. “Menurut BPKP, sertifikasi Bapak dan Ibu guru yang belum dibayar pada tahun sebelumnya bukannya hangus, tapi ditunda pembayarannya karena kurang anggaran negara pada tahun sebelumnya, jadi tenang saja”  ujar Kakanwil yang sontak disambut tepuk tangan oleh para peserta pembinaan. Selain itu yang tidak mendapat sambutan positif dari hadirin ialah bahwa remunerasi bagi karyawan karyawati Kemenag akan segera dibayarkan terhitung mulai Januari 2014. “Remunerasi yang akan diterima harus diimbangi dengan kinerja yang semakin ditingkatkan seoptimal mungkin, SKP harus dibuat, disiplin harus ditingkatkan, terutama jam kehadiran” terang H. Usman.
Selain menyampaikan kabar gembira di atas, Kakanwil juga menyampaikan bahwa memang masih ada sorotan dari masyarakat mengenai kinerja Kementerian Agama, terutama di beberapa tempat masih ada yang belum puas dengan pelayanan KUA, tapi kita diingatkan jangan berkecil hati, karena Kemenag terus berkhidmat untuk meningkatkan pelayanan, dan regulasi untuk pernikahan yang menyangkut tusi KUA sedang dibahas di pusat. Selain itu data pegawai Kemenag juga masih belum valid, “masih ada data ‘siluman’ di Kementerian Agama” kata beliau ketika menyampaikan tentang K2 Kemenag yang banyak yang tidak lulus. 
Disampaikan juga bahwa kerukunan di Indonesia ialah kerukunan yang terbaik di seluruh dunia, dan model atau cermin kerukunan seluruh umat beragama di Indonesia ialah Kementerian Agama. “Negara melalui Kementerian Agama mengayomi seluruh agama yang diakui di Indonesia, hari besar semua agama dijadikan libur nasional” terang Kakanwil. “Bahwa konflik yang sekilas tampak sebagai konflik antar agama sebetulnya bukan konflik antar agama itu, melainkan konflik pribadi atau orang per orang yang dibesar besarkan menjadi sentimen agama oleh oknum oknum yang tidak bertanggungjawab” tegasnya. “Kementerian Agama harus bisa menetralisir dan mengayomi semua umat beragama” pungkasnya. 
Acara pembinaan berakhir sekitar pukul 15.45 Wita, dan Kakanwil menuju Pulau Lombok sore itu juga untuk selanjutnya melaksanakan tugas rutin di Kantor Wilayah.
Share this article :

0 komentar :

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

cuti
uu
 
Support : powered by Blogger
Copyright © 2011. Kemenag KSB